Cari Blog Ini

Kamis, 14 November 2013

Khoirul Ummah

Khoirul Ummah
Oleh : Mualimin, S.Pd.I
Seorang motivator mengatakan untuk merubah suatu bangsa ataupun bahkan dunia tidak lain adalah dengan memperbaiki individu-individu suatu bangsa, begitupun juga dengan komunitas halaqah yang skalanya belum seberapa dengan angka untuk merubah bangsa ataupun dunia, akan tetapi paling tidak kita mempunyai visi dan misi yang sama yakni untuk menjadi generasi terbaik untuk mencegah dari yang keji dan munkar, untuk itu paling tidak ada 3 poin penting yang menjadi pondasi:
a.    Mulailah dari diri sendiri
Setiap individu sebagai insan yang mulia diberikan oleh sang khalik dengan berbagai potensi, dan tentunya potensi yang dapat memberikan kebaikan untuk dirinya sendiri serta umat disekitarnya. Kalau kita berbicara masalah halaqah ini berkaitan dengan pribadi seorang pemimpin (murabbi) yakni mampu menjadi panutan atau suri tauladan bagi bawahannya (mutarabbi) baik itu perkataan maupun perbuatan dapat dipertanggungjawabkan.

b.    Mulailailah dengan hal yang terkecil
Dalam kaitan masalah ini kesuksesan seseorang dalam merubah suatu hal yang besar tentulah  berawal dari yang terkecil, dalam arti bahwa seagala sesuatu ada tahapan dan sesuai kapasitasnya. Kalau kita kaitkan dengan halaqah merupakan berawal dari komunitas yang kecil namun jika dapat dilakukan dengan terus menerus, diiringi dengan semangat dan keistiqomahan serta dimanage dengan baik, maka kita telah berusaha untuk mencapai sebuah perubahan yang besar dan akan melahirkan generasi terbaik yang akan merubah suatu bangsa bahkan dunia.

c.    Mulailah dari sekarang
Banyak orang gagal karena sulit untuk menghilangkan keraguan yang ada pada dirinya boleh dikatakan kurang percaya diri dan kurang sigap dalam mengambil keputusan padahal berawal dari keberanian itulah seseorang akan mampu untuk menggapai perubahan, kita tahu bahwa segala sesuatu pasti akan ada resiko yang akan kita tanggung. Akan tetapi paling tidak dengan keberanian itu kita telah banyak mendapatkan pelajaran berharga dari apa yang dilakukan sebelumnya, semisalnya jika kita pernah gagal maka tidak mungkin kita akan mengulangi kegagalan yang sama dan yang pastinya kita sudah siap mental serta akan melakukannya dengan penuh hati-hati.
Kalau kita kaitkan dengan komunitas halaqah, seorang mutarabbi tidak mungkin selamanya akan menjadi seorang mutarabbi, ya paling tidak mempunyai keberanian untuk meningkat/ kemajuan untuk menjadi seorang murabbi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar